Sabtu, 25 Juni 2016

Alasan perlu untuk membaca buku LASKAR PELANGI

Essai LASKAR PELANGI






Pada novel Laskar pelangi yang di tulis oleh Andrea hirata ini begitu menjadi inspirasi terbesar dalam dunia pendidikan, setiap orang yang menganggap pendidikan itu tidak penting akan sadar setelah mereka membaca hasil karya yang sangat menakjubkan ini, terutama dalam karakter Lintang seorang anak dari masyarakat miskin yang ingin sekali bersekolah , Tujuan pendidikan formal sebenarnya adalah untuk membawa manusia keluar dari kebodohan karena dengan menguasai ilmu pengetahuan secara sistematis, rasional dan bersifat ilmiah dapat mengubah pola pikir masyarakat yang masih bersifat masa lalu seperti percaya dengan mitos , tradisi-tradisi yang dapat menghalangi masuknya teknologi kemajuan zaman , Maka dengan segala pengetahuan yang akan didapati pada pendidikan formal tersebut seseorang manusia yang terdidik diharapkan mampu mendapatkan ilmu pengetahuan yang lebih baik sesuai dengan kemajuan zaman hal ini bertujuan untuk mencapai kehidupan yang maju nanti saat di masa depan, hal inilah yang diharapkan oleh penulis Andrea hirata dalam “Laskar pelangi” lewat tuturan orang tua Lintang
“Ayahnya menanggap  keputusan menyekolahkan Lintang adalah keputusan yang tepat, ia berharap dapat mengeluarkan mereka dari lingkaran kemiskinan yang telah lama mengikat mereka hingga sulit untuk bernafas (Halaman 95 )
Maksud dari kalimat ini tentu sangat jelas tokoh ayah dan ibu Lintang percaya bahwa dengan menyekolahkan anaknya , Lintang dapat membawa nasib keluarganya menjadi lebih baik di masa depan kelak , terlihat sekali semangat Lintang yang ingin pergi ke sekolah dengan menempuh perjalanan sejauh empat puluh kilometer dari rumahnya tentu ini sangat menjadi panutan bagi  kita semua
Tempat Lintang dan kawan-kawannya bersekolahpun direpresentasikan dengan ideal oleh Andrea. Di sekolah yang mirip ‘gudang kopra’ itu, pendidikan yang diajarkan SD Muhammadiyah tidak semata berdasarkan standar kurikulum nasional, tetapi juga pendidikan moral, budi pekerti dan agama.
Simak kutipan berikut yang merupakan komentar tokoh Ikal mengenai Bu Mus:
‘Beliau sendiri yang menyusun silabus pelajaran Budi Pekerti dan mengajarkan kepada kami sejak dini pandangan-pandangan dasar moral, demokrasi, hukum, keadilan, dan hak-hak asasi . . . Kami diajarkan menggali nilai luhur di dalam diri sendiri agar berperilaku baik karena kesadaran pribadi. Materi pelajaran Budi Pekerti yang hanya diajarkan di sekolah Muhammadiyah sama sekali tidak seperti kode perilaku formal yang ada dalam konteks legalitas institusional seperti sapta prasetya atau pedoman-pedoman pengamalan lainnya.’(Halaman 30-31)
Dari kutipan di atas kita bisa mengambil kesimpulan, bahwa memang kualitas seseorang yang berpendidikan tidak hanya diukur dengan nilai ujian dan angka di rapornya. Pendidikan yang baik mestilah menyeimbangkan pelajaran ilmu pasti dengan tuntunan agama, perilaku moral dan budi pekerti. Dan pendidikan model begini tentu akan mencetak manusia-manusia yang tak hanya encer otaknya, tapi juga memiliki mentalitas yang baik di kepribadiannya.
Kutipan terfavorit bagi saya  dalam novel lascar pelangi ini adalah “Hiduplah untuk memberi yang sebanyak-banyaknya , bukan untuk menerima sebanyak-banyaknya (Pak harfan).

Novel ini begitu memberikan inspirasi bagi siapa saja yang ingin sukses dan berhasil ,Novel ini juga tidak berbelit-belit isi nya sangat mudah di pahami karakter setiap tokoh yang sangat inspiratif sekali , dengan novel ini kita akan mengetahui arti perjuangan hidup dalam kemiskinan seolah-olah kita ikut merasakan apa yang di ceritakan di dalam novel ini .

Goresan tinta untuk ayah

UNTUK MEMENUHI TUGAS KULIAH SANGGAR BAHASA DAN SASTRA 
SEBUAH PUISI BERJUDUL ; GORESAN TINTA UNTUK AYAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN 
PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
H-01
UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI


Sabtu, 18 Juni 2016

Ketika hatiku berlabuh....................

Ketika hatiku berlabuh...

Saat mataku memandang tak semua berkenan dihati namun malam itu terlintas lirih mataku berhenti pada satu sudut seorang pria yang duduk memainkan sebuah alunan musik dengan perlahan memainkan senar gitarnya dan bernyanyi dengan enggan seakan hanya untuk menghibur dirinya sendiri , terus ku pandangi hingga wajahnya berpaling mentapku dan aku tersimpuh malu , Aku mulai mendekat mencoba untuk mengenalnya entah apa yang ada pada dia malam itu entah mengapa pandanganku seakan habis padanya saja , begitu banyak pria yang ada disitu namun tak satupun mataku bersinggah , di luar sana banyak sekali orang berkata bahwa cinta itu bukanlah dari pandangan mata karena cinta sesungguhnya adalah dari hati , namun berbeda bagiku cinta itu ketika mataku tak henti memandanginya dan disitulah hatiku akan berlabuh , karena bagiku mata tak pernah salah untuk memandang sosok yang ku idamkan setelah itu barulah hati dan perasaan yang menjadi penentu kelanjutannya  , Aku mencoba untuk menjadi temannya hingga aku bisa semakin dekat dengannya dan perlu kita ketahui disaat kita sudah berkata bahwa “aku menyukainya dan aku akan berusaha untuk mendekatinya “ nah disaat itu kita juga harus bisa menerima resiko ketika nanti entah dia juga akan merespon dengan membalas perasaan yang sama atau justry berbalik kekecewaan lah yang akan didapat , untuk itu aku memilih jalan yang pertama untuk mendekat dan disitu timbulah harapan untuk bisa memilikinya karena yang namanya sayang ,cinta itu lumrahnya pasti ingin memiliki yak an ?
Seiring berjalannya waktu aku semakin merasa dekat dan teramat nyaman dengannya walaupun tidak sepenuhnya dapat ku miliki dan walaupun jemarinya belum dapat ku genggam tapi itu tidak pernah mematahkan semangat ku untuk tetap member kasih sayang dengannya , Kali ini aku benar-benar tulus dan entahlah ini namanya cinta atau kegilaan , aku sendiri tak bisa membedakan mana cinta dan mana kegilaan , bagiku cinta adalah suatu perasaan yang aneh yang ingin memiliki yang tak ingin direbut orang yang hanya ingin rasa itu abadi bersamanya sedangkan kegilaan adalah rasa dimana kita  terlalu menganggumi suatu hal rasa yang begitu berlebihan dan dapat ku simpulkan bahwa cinta ku adalah sebuah kegilaanku , Ku kiraa dia juga mencintaiku dan ku kira rasa yang selama ini ku beri berbalas namun apa yang ku dapat ternyata dengan jarak ini dia mempunyai sebuah hati yang sedang ia jaga , saat itu aku benar-benar jatuh kekecewaan yang tak dapat ku ungkapkan , air mata yang tak mampu ku tahan , rasa sakit yang sampai saat ini belum ku temukan obatnya , yang aku tau aku hanya ingin pergi menjauh darinya aku tak ingin mengusik dia , kekasihnya dan kebahagiaannya , aku ingin pergi menjauh bukan karena aku telah membencinya dan menghapus perasaan yang dulu dan bahkan sampai saat ini masih singgah dihati ini tapi karena aku tau bahwa ini adalah kesalahanku yang telah melabuhkan hatiku pada wadah yang telah dilabuhkan oleh orang lain , Jika jalan terbaik adalah kepergianku agar dia tetap bahagia bersama kekasihnya itu pun akan ku lakukan , dan ketahuilah aku sudah mengambil keputusan untuk pergi namun hanya kegagalan yang ku dapat sehari pun tak bisa ku lalui tanpa kabar darinya bahkan aku menyerah untuk menjauhinya , dan yang akan ku lakukan saat ini adalah menunggu aku tak akan mengusik hubungan nya disini aku akan menjadi pendengar yang baik, teman yang akan selalu ada untuknya dan sahabat yang akan selalu membuatnya tersenyum dan melupakan segala beban yang ada , aku akan tetap menunggu entah walau nanti cintaku tak berbalas itu tidaklah menjadi sebuah kesalahan dalam hidpku tetapi akan jadi sebuah pengajaran yang berasal dari pengalaman dalam perjalanan hidup dan disini aku bisa belajar bahwa semua yang terjadi adalah kehendak TUHAN aku percaya apa yang aku miliki adalah adalah setitik suratan yang telah dijanjikan TUHAN sebelum aku dilahirkan ke dunia dan apa yang tak menjadi miliku adalah sebuah usahaku yang kurang bersungguh-sungguh  dan mungkin itu juga adalah sebuah takdir bahwa tidak semua yang ada bisa kita miliki meskipun sudah berusaha mati-matian juga jika itu tidak ditakdirkan menjadi milik kita maka percuma !!!!

Ketika semua itu sudah berlaku aku Cuma bisa menunggu merenungi nasibku entah bila aku akan melupakan sebuah rasa yang sampai saat ini masih terpendam dalam hatiku yang meronta-ronta ingin ku teriakan nanti ketika aku bertemu pantai bersama ombak yang berayun membawa angin menyentuh kalbu ku dan disitulah akan kuceritakan kegundahanku bersama kegagalan sebuah harapan yang pernah ku junjung untuk ku miliki.....

Senin, 13 Juni 2016

TUGAS SANGGAR BAHASA 1001 CERITA TENTANG DOSEN



1001 Cerita tentang pengalaman pribadi saya bersama dosen tercinta Drs.Wagiman M.pd

Nama saya adalah Nurmala sari saya berasal dari Tanjung balai Karimun saya kuliah di Universitas Maritim Raja Ali Haji fakultas keguruan dan ilmu pendidikan program studi Bahasa dan Sastra Indonesia saat ini saya duduk di semester 2 , saya ingin bercerita tentang pengalaman saya selama saya berkuliah di UMRAH , Awal saya masuk saya sama sekali tidak mengenal siapapun saya mendapatkan kelas H-01 yang mana rata-rata mahasiswa lulusan SNMPTN. Hari pertama saya masuk dan belajar di kampus tepatnya pada mata kuliah pengantar pendidikan saya terlambat masuk dikarena kan saya saat itu menaiki kendaraan yang disediakan oleh kampus yaitu BUS UMRAH , terminalnya berada di Pamedan dan di Bincen dank arena saya kos di daerah pamedan maka saya menunggu bus di Pamedan saat itu saya bingung bagaimana cara rebutan bus dan akhirnya saya terlambat sesampainya di kampus saya masuk ke kelas dan meminta izin kepada dosen pada mata kuliah pengantar pendidikan yaitu  Drs. Wagiman M.pd saya begitu deg-degan sekali karena ini adalah hari pertama bagaimana jika saya tidak diberi izin untuk mengikuti perkuliahan pertama dan setelah saya member salam dan memberikan berbagai macam alasan ternyata pak Wagiman mempersilahkan saya untuk duduk dan kami pun berkenalan , saya sangat senang karena dari pertemuan pertama saja saya sangat berkesan sekali dengan pak Wagiman dan saya berharap untuk setiap materi pada mata kuliah pengantar pendidikan yang akan di jelaskan oleh bapak akan dengan mudah saya pahami karena saya sangat menyukai dosennya , hari berlalu akhir tibalah masanya masuk Mata kuliah Pak Wagiman lagi untuk pertama kami masuk langsung belajar teori pak Wagiman dengan wajah yang sudah tak kuat lagi namun begitu semangat menerangkan pembelajaran setiap harinya semangat yang ia pancarkan begitu membuat saya bahkan semua teman-teman terkagum-kagum kepadanya , bahkan setiap ia memberikan teori ia selalu menjelaskan setiap materinya dengan begitu singkat namun sangat jelas dan begitu mudah dipahami , pernah pada waktu itu semester 1 kami semua diberikan tugas untuk membuat makalah namun saat pengantarannya saya begitu teledor karena makalah saya terkena air dan sehingga harus di print out ulang lalu saya pergi untuk mengeprint tugas ulang namun sayang nya flaskdisk saya tak terbaca dan saat itu juga saya pergi ke ruang dosen untuk member penjelasan kepada pak Wagiman tentang alasan saya tidak mengumpulkan tugas dan saya meminta waktu agar bisa diizinkan untuk mengantar tugas pada besok hari , awalnya pak Wagiman hanya diam saja tapi setelah saya menunjukan hasil kerja saya yang sudah rusak tersebut beliau memberikan saya toleransi saya sangat senang sekali,  hari terus berlalu sampai akhir nya kami semua akan melaksanakan UAS namun tidak semua mata kuliah bisa melaksanakan UAS sesuai dengan jadwal kampus hanya dengan pak Wagiman lah kami melaksanakan UAS dengan tepat waktu karena beliau tidak pernah tidak hadir selama 6 bulan perkuliahan disemester 1 , bahkan saya pernah tidak hadir 2 kali , untuk itu menjadi alasan saya yang sangat-sangat kuat untuk menganggumi sang pahlawan tanpa tanda jasa dosen tercinta Drs.Wagiman M.pd seorang bapak yang seharusnya sudah pensiun namun tenanga nya sangat dibutuhkan karena jiwa mudanya yang menjadi penyemangat bagi kami semua para mahasiswa baru yang masih belajar untuk beradaptasi menjadi anak kos-kosan dan anak rantauan yang jauh dari orang tua yang hidup di pergaulan bebas jika tidak bisa untuk memilih mana jalan yang terbaik dan tidak baik untuk dilalui maka kami pasti akan bermalas-malasan untuk mengikuti perkuliahan karena menurut pandangan saya selama ini yang saya tau bahwa anak kuliahan itu bebas boleh saja jika mau hadir atau tidak imbas nya hanya akan mengulang mata kuliah itu saja di semester atas nanti , namun saat belajar dengan pak Wagiman saya merasa menemukan sosok guru semasa SMA di bangku perkuliahan yang mana biasanya dosen tidak sama sekali meperhatikan setiap mahasiswa dosen hanya masuk mengajar dan menjelaskan saja namun pak Wagiman ini begitu perhatian kami satu persatu di panggil untuk mengisi daftar hadir tak satu pun luput dari pandangannya , saat mendapat nilai akhir lalu saya begitu tidak sabar ingin melihat hasil kerja keras saya saat UAS dan tak diragukan lagi saya mendapat nilai A , betapa senangnya hati saya , padahal pelajaran yang diajarkan begitu banyak teori namun saat ujian bukanlah teori saja yang menjadi soalnya namun pak Wagiman memberikan pertanyaan tentang pendapat atau pemikiran dari diri kita sendiri dan bagaimana cara kita memaparkan setiap ilmu yang diberikan terhadap siswa nanti agar kita nanti bisa menjadi guru yang sangat terfavorit di sekolah bukanlah guru yang hanya hadir memberikan tugas dan pulang saja , dan saat ini saya duduk di semester 2 saya bertemu lagi dengan Pak Wagiman pada mata kuliah Psikologi pendidikan sebelumnya saat di kampung halaman saya sering browsing di google bagaimana bentuk pembelajaran mata kuliah psikologi pendidikan nyatanya begitu sulit para pendapat para ahli begitu susah untuk di pahami oleh otak , namun saat masuk dengan pak Wagiman dengan cara ia menjelaskan di depan yang begitu detail membuat saya perlahan dengan mudah memahami pembelajaran itu dan menjadi pembelajaran terfavorit untuk saya , bahkan walaupun sakit saya tetap berusaha untuk pergi ke kampus dan selalu siap siaga hadir pada pembelajaran hari Senin bersama bapak Dosen tercinta Drs.Wagiman M.pd

Jumat, 06 Mei 2016

CINTA TULUS DARI VITA



Namaku Vita aku mau menceritakan kisahku dengan seorang pria yang bernama Aldi , aku mengenalnya sejak aku masih bersekolah waktu itu aku duduk di bangku SMK kelas 3 perkenalan ku dengannya di awali dengan like foto di faceebok dari situlah kami mulai chatting dan akhirnya lama kelamaan kami mulai akrab ya walaupun hanya melalui facebook, Aku dan dia belum pernah bertemu tetapi anehnya karena sering kali bbm chating facebook akhirnya aku mulai punya perasaan suka sama dia apalagi di tambah caranya yang suka semangatin aku belajar”Selamat belajar ya dek” dia selalu menyemangati ku dengan kata-kata itu dan juga member motivasi agar aku sukses pada saat Ujian Nasional.
Hari berganti hari malam berganti malam sampai pada akhirnya untuk pertama kalinya aku bertemu dengannya melalui seorang temannya sebut saja Along dia adalah teman ku juga malam itu dia mengajak kami ngumpul bareng bersama teman-temannya juga dan saat bertemu Aldi “Ini Vita ya ? ujarnya aku hanya bisa tersenyum dan tertunduk malu-malu setelah itu kami duduk berdua dan teman lainya sedang asyik bermain gitar sepatah kata membuka pembicaraan saat itu membuat hatiku begitu deg-degan.
Saat itu untuk pertama kalinya aku diantar pulang sama dia walaupun aku sudah tau kalau dia sudah punya pacar , semakin lama aku semakin dengan dengan Aldi dan teman-temannya, Hari ini aku begitu senang karena hari ini adalah hari ulang tahun Aldi ya awalnya sih aku merasa begitu sedih melihat dia di kasih kejutan sama pacarnya dan aku juga merasakan cemburu yang begitu kuat , Tak lama kemudian aku menhyempatkan diri untuk ke tempat kerja dia untuk memberikan kado walau hanya selember baju kaos merah tetapi aku merasa sangat bahagia.
Bulan puasa telah tiba sore itu aku diajak teman-temannya untuk berbuka puasa bersama di sebuah rumah makan saat itu aku sangat terkejut karena mereka semua membawa pasangan masing-masing begitu juga dengan Aldi yang begitu mesra dengan pacarnya hanya aku dan bang Roki saja yang sendiri, saat sedang kesal-kesalnya tiba-tiba Aldi meminta ku untuk foto kan dia dan pacarnya hati ku begitu sakit saat itu .
Hari sudah berlalu , aku pun sudah berkerja di restoran terkenal di sini hari itu aku sedang off kerja aku menyempatkan diri untuk ke tempat kerja Aldi semenjak hari itulah aku kembali akrab lagi dengannya , kami sering chatting di bbm setiap harinya saat dia mau berkerja aku selalu bbm ke dia “Selamat bertugas “  hari itu aku pulang kerja cepat dan aku pergi ke tempat kerja nya dengan membawa makanan buat dia , saat melihat ku dia sangat kaget dan begitu terlihat senang hari terus berjalan dan aku pun semakin dekat sampai akhirnya dia bilang” Aku mau jadi pacar kamu? Kamu mau gak jadi pacarku ? “ dalam hati ku berkata “kan dia sudah punya pacar ?” ah mungkin saja mereka sudah putus tanpa berpikir aku langsung menjawab “ya” ,” Ini rahasia kita ya soalnya kamu kan sudah tau kalau aku sudah punya pacar aku begitu merasa kesepian kamu mau kan jadi pacarku ?” saat dia berkata seperti itu apalah daya aku hanya bisa terangguk dan mengatakan aku setuju jadi pacar keduanya alias “selingkuhanya”
Semenjak jadian sama dia aku mulai menata diri untuk lebih  bersikap dewasa lebih menaham emosi, 3 hari sudah berlalu setelah dia menyatakan cintanya sama aku, malam itu kami sedang asyik chating di bbm dia ngajakin aku jalan terus aku jawab” tunggu aku off ya di” dia bilang baiklah aku tunggu kamu sampai off nanti baru kita jalan berdua ya” hatiku serasa terbang entah kemana aku merasa sangat senang karena kami akan jalan berdua saja ya hanya berdua saja tapi disaat yang tak terdua tiba-tiba dia bilang kalau semua perkataanya itu hanya sekedar gurauan saja” Gaklah aku hanya bercanda saja “ katanya tanpa sedikitpun merasa bersalah “jadi semua yang kamu bilang samaku kemarin hanya kamu anggap bercanda saja ?”.  “iya aku hanya bercanda saja aku kan sudah punya pacar vita” tak ku sangka dia sama sekali tidak menghargai semua pengorbananku yang rela untuk jadi selingkuhanya hatiku rasanya begitu sakit hancurlah sudah semua harapanku sejak saat itu aku mulai melupakan semua omongan manisnya , walaupun aku tau dia telah mengecewakan ku tapi aku tidak bisa jauh darinya aku tetap saja selalu menghubunginya kami selalu chating di bbm
 Malam itu dia bilang samaku kalo dia mau pergi karokean “aku mau karoke loh” , “oh ya sama siapa ? tanyaku” sama teman-teman dan sama pacarku juga tiba-tiba nafasku sesak saat aku melihat pembaruan di bbm ku terlihat yang paling atas Aldi said “ terima kasih buat seseorang yang sudah menemaniku selama ini “ terima kasih umi Zahra” derita ku begitu lengkap saat aku membaca itu begitu serius kah dia dengan pacarnya sehingga menggunakan panggilan itu badan ku menjadi lemas sekali lengkap lah rasanya penderitaan ku saat itu, aku sangat cemburu jujur saja aku belum siap untuk kehilangan Aldi tapi aku selalu memaksa hati ini untuk melupakan dia dengan sampai akhirnya aku memutuskan untuk menghapus dia dari kontan bbm ku alasanya bukan karena aku membencinya tetapi karena dia sudah mempunyai pacar aku tak ingin lagi merusak hubungannya biarlah dia bahagia bersama pacarnya aku nekat menghapusnya walapun aku sangat takut jika aku tak bisa melupakanya, dan sekarang aku harus belajar untuk melupakan dia dan aku harus biasakan diri ku tanpa dia semoga saja aku bisa mendapatkan lelaki yang lebih baik lagi yang pastinya bukan lelaki yang sudah memiliki pacar , semenjak saat itu saat aku mulai berkenalan dengan laki- laki tanpa sungkan itulah pertanyaan yang aku lontarkan terlebih dahulu karena aku tak ingin mengulang kisah lama kisah dimana aku yang begitu mencintai kekasih orang lain.


Senin, 02 Mei 2016

GORESAAN TINTA UNTUK AYAH


Nurmala sari
150388201021
MATA KULIAH : SANGGAR BAHASA DAN SASTRA INDONESIA




Ayah...
Aku tau bukan kau yang mengandungku
Tapi darahmu mengalir dalam ragaku
Ayah...
Kau memang tak melahirkanku
Tapi gema suara Azanmu
Petama kali mengenalkan ku pada Allah Tuhanku
Ayah...
AKu tau kau tak menyusuiku
Tapi titik keringatmu memberiku kehidupan
Setiap nafkah yang kau cari
Menjadi air susu ibu untuk ku minum
Ayah...
Aku tak pernah melihat keluhanmu
Tetesan keringat bercucuran di pipi
Kau usap dengan tanga tua itu
Ayah..
Wajahmu, tangan mu, tubuhmu yang dulunya kuat menggendongku
Kini telah tua menggetar dan pucat
Rambut hitam itu pun telah memutih
Ayah ..
Kadang aku bertanya mengapa pelukan mu
Tak sehangat pelukan ibu
Kau selalu mengusap kepalaku
Ku lihat..
Ada Mutiara yang begitu bercahaya di mata mu itu
Ayah...
Tak kan ku kecewakan ayah
Kan ku gapai mimpi dan impian ayah ..


nurmala sari



Gadis kecil dan impian ayah


Nurmala sari
150388201021
TUGAS MATA KULIAH :BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
                                                                             Nurmala  sari
Seorang gadis kecil berjalan tergoboh goboh berlari lari dikejar oleh seorang lelaki yang gagah lelaki itu terlalu memanjakan gadis kecilnya , Gadis kecil itu bernama Zahra, Aku lah gadis manja ayah  aku memiliki 4 kakak beradik kakak pertama ku bernama ayu , kakak kedua ku bernama tia dan kakak ketiga ku bernama ani mereka bertiga begitu kompak tapi tidak dengan aku , aku dianggap sebagai musuh bagi mereka tapi itu bukan masalah bagiku yang terpenting  aku adalah anak bungsu kesayangan ayah,
Saat ini aku duduk di bangku SMP kelas 3 , Aku memiliki seorang ayah yang begitu ku sayangi dialah orang yang rela mengorbankan apapun demi anak bungsu nya ini bahkan saat disuruh memilih antara ayah dan ibu aku memilih bersama ayah begitulah berharga nya arti seorang ayah untuk ku. Malam itu tepat diruang tamu keluarga kami sedang berkumpul ada Ayah ,ibu dan ketiga kakak ku, Kak ani membuka pembicaraan pada malam itu “Ayah ibu Ani mau minta uang yah besok kan Long weekend rencana nya ani dan kakak ingin bertamasya di taman bunga yah, disambung oleh Tia “ Ia yah aku juga mau minta uang “ dengan menghelah nafas ayah menjawab “ Maafkan ayah nak ayah belum punya uang ayah janji bulan depan ayah akan berikan uang itu tapi bulan ini ayah belum bisa memberikan kalian uang “ Ibu langsung memotong pembicaraan itu “Yah apa masalahnya sih kenapa susah sekali memberikan uang buat kakak mereka butuh jalan jalan juga yah ! “Ibu kan tau kita sangat butuh uang untuk biaya rumah sakit Zahra bu apalagi Zahra akan operasi akhir bulan ini “ Ujar ayah,  Ayu menghentakan kaki dilantai dan berkata “ AH!! Ayah selalu saja begitu kalau untuk kesenangan kami ayah pelit tapi untuk anak penyakitan itu ayah lakukan apa saja ayah tidak adil ayah pelit” Mereka bertiga pun meninggalkan ruang tamu itu. Terlihat air mata jatuh di pipi ayah Zahra memeluk ayah sembari mengusap air mata yang jatuh di pipi yang telah tua itu “Sudahlah ayah jangan menangis lagi ini semua salah Zahra yah , Zahra hanya menyusahkan ayah saja maafkan Zahra yah “ Ayah tersenyum ketika melihat gadis kecil kesayangan nya itu berusaha menenangkan hati nya “ Jangan berkata seperti itu nak apapun akan ayah lakukan untuk gadis kesayangan ayah ini percayalah nak Zahra pasti sembuh , sudah sekarang sudah malam besok sekolah ayo pergi masuk kamar sana ! Ayah perlahan melepaskan pelukan itu dan mengusap kepala Zahra “Baiklah yah Zahra tidur dulu selamat malam ayah tersayang”
Sinar sang surya menyengat kulit ku melalui lubang kecil jendela kamar ku aku bergegas bersiap untuk pergi ke sekolah , tiba tiba “ Hey penyakitan nih setrika baju cepetan ! yang rapi awas lo gak rapi!!! “ Tttaapii kak Zahra harus buru buru ke sekolah kak  hari ini kan ujian kak” Tok tok tok Ayah masuk ke kamar Zahra Loh sayang kenapa belum siap siap ayo cepat hari ini ujian kan nak ? Ayah akan mengantarmu ke sekolah , “Benarkah ayah baik Zahra siap siap dulu yah “  Kak ayu mengambil baju itu “ Sini baju ku dasar penyakitan “
Jam sudah menunjukan pukul 07.00 wib aku sudah siap untuk berangkat ke sekolah betapa senangnya hati ku hari ini karena aku akan diantar oleh ayah , ayah yang biasa nya tak dapat mengantar ku karena harus berkerja di pasar setiap paginya .
Sesampai nya di sekolah ayah mencium keningku dan aku pun masuk ke sekolah dengan hati yang sangat gembira , Ayah aku berjanji akan ku bayar keringat ayah dengan sejuta prestasi ku, Seminggu sudah berlalu sampai akhirnya pengumuman juara kelas saat tiba pengambilan hasil belajar hatiku begitu deg degan aku berharap bisa mendapat juara umum lagi , “ Baiklah Juara umum tahun ini di raih oleh Zahra silahkan maju ke depan untuk penyerahan piala “ hatiku begitu bahagia aku tak bisa mengatakan hal apapun di depan ini semua untuk ayah!
Aku berlari tergesa gesa ingin menyampaikan kabar gembira ini kepada ayah, saat sampai di rumah aku dihadang oleh kakak ku di depan pintu dengan sengaja mereka menjatuhkan  piala ku sampai patah terbelah , saat itu aku begitu marah dan aku mendorong mereka semua sampai akhirnya ibu melihat”Hei anak kurang ajar penyakitan berani sekali kau mendorong anak anak kesayangan ku dasar anak pungut! Keadaan begitu tegang sepertinya ibu keceplosan dengan rahasia yang ia jaga bertahun lama nya, “ Apa yang ibu katakana ? benarkah Zahra adalah anak pungut bu? Ibu bohongkan ? Kakak menolak ku dan berkata “ Pantes aja lo penyakitan ternyata lo adalah anak pungut hahaha! Ayah datang mengheningkan suasana “Apa yang kalian katakan kepada Zahra ? “ Apa benar Zahra bukan anak ayah ? “ Tutup mulut mu nak kau adalah anak kesayangan ayah bahkan ayah rela mengorbankan seribu anak kandung demi 1 anak sepertimu , Kak ayu langsung menolak ku “ Lihat tu gara gara lo ayah sama sekali tidak menyayangi kami cepat mati aja bagus lo! Zahra terjatuh dan pingsan ayah saat itu sangat panik dan segera membawa Zahra ke rumah sakit.
Di lorongan kecil rumah sakit itu ayah duduk  termenung menunggu kabar dari dokter tentang Gadis kecilnya  sedangkan ibu dan kakaknya tertawa sembari bermain ponsel ,tiba tiba dokter datang “ Pak anak bapak ingin bertemu bapak dan keluarga silahkan segera masuk ! “Ayah maafkan atas kesalahan Zahra , Zahra hanya bisa menyusahkan Ayah , ini adalah hadiah kecil yang telah rusak untuk ayah “ Zahra menyodorkan sebuah tabungan kecil dan pecahan piala itu, “ Tidak nak apa yang kau katakana ayah tak ingin kau pergi nak! “ Ibu kakak Zahra minta maaf telah menyusahkan kalian semua mungkin dengan kepergian Zahra keluarga kalian akan menjadi bahagia , “ Apa yang lo bilang ra biarpun kita jahat sama lo tapi kita tetap sayang kok sama lo! Seharusnya kita yang minta maaf sama lo, mereka semua berpelukan dan Zahra pun mengembuskan nafas terakhirnya.